Belum Bayar Hosting, E-Government Pemkab PALI Terancam Mandek.

Laman web www.palikab.go.id sudah sejak awal April 2019 lalu mengalami penghentian sementara oleh penyedia layanan (server) atau dalam istilah internet disebut Supended. Terjadinaya hal demikian biasanya disebabkan beberapa faktor antara lain terkait pembayaran layanan hosting, terlalu membebani server dan abuse server.

 

PALI; Apa akibatnya bila status “layanan dihentikan sementara” atau dalam istilah internet disebut Suspended oleh penyedia layanan hosting tidak segera diatasi oleh pengguna? Diskusi kecil dikalangan awak media online yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) beberapa waktu lalu ini mengundang tanggapan beragam dari beberapa kalangan termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menggunakan domain: palikab.go.id untuk laman website-nya sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Pasalnya, sudah sejak tanggal 10 April 2019, laman www.palikab.go.id sudah tidak bisa diakses lagi oleh pengunjung. “Alih-alih Percepatan Penerapan E-Government, website nya saja tidak bisa diakses” kata Enggi; salah seorang pewarta yang tugas kesehariannya ‘wara-wiri’ di dunia maya.

Seirama dengan keluhan wartawan yang dinaunginya, Ketua IWO Kabupaten PALI; Efran menyayangkan sikap apatis Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi PALI. “Saya sudah beberapa kali mengingatkan pihak Diskominfo untuk segera melakukan penyelesaian masalah suspended akun tersebut, termasuk menawarkan solusi jika memang pihaknya lalai dalam penganggaran pembayaran sewa hosting dari penyedia layanan” kata Efran di markas IWO beberapa waktu lalu.

Efran juga menjelaskan kemungkinan dampak yang akan terjadi jika permasalahan suspended ini tidak segera diselesaikan. “Bukan saja percepatan penerapan E-Government yang mandek, akan tetapi situs-situs lainnya yang menjadi subdomain palikab.go.id seperti KPU, LPSE, BKD dan beberapa dinas lainnya akan ikut terhapus secara permanen” terang Efran.

Setelah dilakukan investigasi sederhana oleh Pendopo Media Center (PMC) yang digawangi Hengky Yohanes, didapat fakta penyebab terjadinya account suspended domain pemerintah tersebut yakni akibat belum dilakukannya pembayaran sewa. “Kami sudah mengkonfirmasi pihak IDwebhost sebagai penyedia layanan hosting yang digunakan Pemkab PALI, dari keterangan yang didapat memang belum ada pembayaran sejak tanggal 10 April 2019, bahkan Idwebhost sudah melakukan beberapa kali melakukan pemberitahuan dan invoice kepada pihak terkait” terang Hengky.

PMC yang telah beberapa kali mencoba mengkonfirmasi Kadiskominfo PALI; Asrohi, S.Sos., M.Si. via telpon dan whatapp akhirnya mendapakan jawaban lisan terhadap surat nomor : 66/VII/PMC/VI/2019 yang membenarkan terjadinya suspended pada akun pemerintah tersebut. “Ya Pak, terjadinya masalah suspended ini karena pihak kami sedang memperbaiki sistem yang ada dan berencana akan membeli server sendiri, perihal belum dibayarnya sewa hosting akan segera kami selesaikan cuma 400 ribu pertahun kok” terang Asrohi dalam telpon. (Red.01)

 

Artikel Terkait

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *