PONPES UHIBBUL QUR’AN GELAR PENGAJIAN DAN DZIKIR AKBAR

               Foto jemaah dzikir akbar

Talang Akar.-Pengajian dan Dzikir Akbar dalam rangka tahun baru 1440 H, dan tasyakuran, berdirinya Pondok Pesantren (PONPES) Uhibbul Qur’an pada hari jum,at 05 Oktober 2018 bertempat di Mesjid Ainul Yaqin ,Tangsi Cina Desa Talang Akar, kecamatan talang ubi kabupaten penukal abab lematang ilir (PALI) ratusan jemaah dan para santri dari pondok pesantren tumpah ruah memadati ruang utama mesjid dan tenda yang telah di siapkan panitia. Ini adalah bukti bahwa betapa butuh dan rindunya ummat akan siraman rohani dari ulama.

Dalam kesempatan ini pihak pondok pesantren selaku penyelenggara acara ini sengaja mendatangkan ulama dari tanah jawa KH.Agus Sabuth Panoto Projo (putra Gus Miek) dari Kediri. Beliau adalah tokoh sentral Dzikrul Ghofllin ,Tambak ,ngadi, mojo kediri, jawa timur.

Ceramah agama yang di sampaikan membahas topik tentang kemuliaan bulan Muharram dan pandangan umat islam.”Bulan muharram adalah bulan yang penuh keberkahan bagi umat Islam, maka hendaklah bulan ini dijadikan sebagai titik tolak dalam meniatkan berbuat kebaikan. Hal ini berbanding terbalik dengan kepercayaan sebagian orang bahwa bulan muharram (suro) merupakan bulan sial atau kurang baik, di mana banyak yang menghentikan aktifitas, seperti hajatan dan sebagainya untuk menghindari kesialan”.

Acara ini tampak dihadiri tokoh masyarakat dan tokoh agama serta beberapa OPD, Dari pihak pemerintah kabupaten PALI yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh asisten II Reza Pahlevi yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap panitia atas terselenggaranya acara ini. Dan hal ini merupakan bentuk ketaatan dalam beragama sekaligus menjadi penguatan sikap religius yang merupakan bagian dari visi dan misi kabupaten PALI.

Sementara itu Nuraini, salah satu jamaah yang berhasil diwawancarai kawuladesa.com mengatakan “saya sangat bangga desa kami kedatangan salah satu kyai dari pesantren besar di Indonesia, semoga masyarakat kabupaten PALI, dan khususnya masyarakat desa talang akar ini mendapatkan safaat dan barokah, dan semoga tahun-tahun selanjutnya akan kembali digelar acara seperti ini”.

Pendiri sekaligus dewan penasehat Pondok pesantren Uhibbul Qur’an, Heru Martin dalam pernyataannya pada awak media mengatakan bahwa pihaknya hanya melakukan apa yang menurutnya harus dilakukan, selebihnya terserah anda menilai dan mengapresiasi apa yang telah kami perbuat. “Bagus atau tidaknya acara ini tak lepas dari kerja sama dari segenap panitia yang telah bekerja keras dalam mensukseskan acara ini, saya hanya mensuport dan mempasilitasi serta membantu ala kadarnya “.(Ayu)

Artikel Terkait

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *